CO.CC:Free Domain
Tampilkan postingan dengan label info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info. Tampilkan semua postingan

Sejarah Gitar

Diposting oleh Yora | 21.03 | | 0 komentar »

Alat musik ini memang menjadi alat musik yang terkenal di dunia (kayak artis aja hehehe). Tua, muda, besar, kecil, pasti tahu alat musik yang satu ini. Banyak juga yang mahir memainkannya. Tapi terpikir gak sama kalian gimana sejarahnya? dan dari mana asal usulnya? Dari pada lama-lama mending kita baca lanjutannya yuk...!!

Pertama-tama: Dari Babilonia hingga Senar Enam

Sejarah gitar dipercaya dimulai di wilayah Timur Dekat. Di antara puing-puing yang di temukan di Babilonia, yang paling relevan adalah gitar yang dibuat pada 1900-1800 SM. Dari masa itu, hingga tahun 1650, gitar mengalami evolusi yang begitu rumit dan beraneka ragam. Begitu banyak jenis dan masing-masing memiliki nama yang berbeda.

Beberapa kalangan berpendapat lain, menganggap gitar justru berasal dari negara Spanyol karena alat musik gitar mirip sama alat musik Spanyol yang bernama Vihuela yang beredar pada awal abad ke-16. Alat baru ini (gitar) mempunyai cara pembuatan yang sama dengan alat musik ukulele. Gitar pertama kali yang dibuat sebenarnya berukuran sangat kecil dan juga hanya memiliki empat dawai, seperti ukulele.






Pada masa klasik banyak terdapat publikasi yang dilakukan oleh para pembuat lagu dan juga para pemusik. Seperti Fernando Sor, Mauro Guiliani, Matteo Carcassi, Fernando Caulli, dan masih banyak para pencipta yang mengembangakan metode bermain gitar yang akhirnya menjadi permainan yang umum dan dapat diterima.

Instrumen yang penting kontribusinya dalam perkembangan gitar adalah instrumen Cittern. Instrumen ini juga berbentuk menyerupai buah pir dengan bagian belakang yang rata, dengan empat atau lima pasang senar dari kawat dan dengan fretting yang permanen apakah itu diatonik seperti Appalachian Dulcimer ataupun chromatic seperti gitar modern. Tuning head sudah dipasang mirip seperti pada gitar atau mandolin. Stemannya sama dengan mandolin (in fifths) dengan fingering dan chord yang sama dan dimainkan dengan plectrum atau pick.

Four Course Guitar memiliki 4 pasang senar, body berbentuk gitar dan soundboard yang rata, bridge dari lute dan bagian belakang dibuat setengah melengkung tetapi tidak terlalu membentuk bulatan. Instrumen ini berukuran seperti gitar anak-anak.

Five Course Guitar muncul sekitar tahun 1490 dan mirip dengan four course guitar dengan tambahan satu pasang senar bass. Instrumen ini dinamakan juga English Guitar.

Ada pula Vihuela De Mano berasal dari Spanyol dan merupakan instrumen dengan enam pasang senar. Bodynya cukup besar seperti gitar klasik jaman sekarang dan mempunyai beberapa lubang suara di atasnya. Instrumen ini menggunakan fixed bridge dan kemungkinan merupakan nenek moyang langsung dari gitar 12 senar USA yang masuk ke Amerika Utara melalui Mexico, Texas dan Louisiana.



Masih banyak jenis gitar lainnya yang terus berkembang. Gitar seperti yang kita kenal sekarang, yaitu bersenam enam, baru muncul sekitar tahun 1750. Dan selama sekitar 90 tahun berikutnya (hingga tahun 1840), gitar senar enam ini cukup pesat berkembang di Spanyol.

Masuknya Gitar di Indonesia

Penjajahan, selain menyisakan catatan kepedihan, juga seni. Salah satunya adalah dibawanya gitar oleh orang-orang Purtugis di sekitar abad ke-17.

Pada waktu itu sejumlah tawanan asal Portugis di Malaka dimukimkan oleh Belanda di kawasan berawa-rawa di Jakarta Utara, di sebuah kampung Tugu. Agar mereka tidak bosan, mereka menghibur diri dengan bermain musik. Nah, musik yang mereka gunakan saat itu adalah gitar. Konon, dari hasil pengenalan rakyat terhadap alat musik itu, lahirlah beberapa alat musik petik yang dimainkan untuk mengiringi lagu-lagu keroncong.

Ada 3 jenis gitar yang dimainkan para tawanan saat itu, yaitu :
1.Gitar Monica, yang terdiri dari 3 dawai
2.Gitar Rorenga, yang terdiri dari 4 dawai
3.Gitar Jitera, yang terdiri dari 5 dawai.

Dua abad kemudian gitar dan keroncong menjadi populer di kalangan bangsawan dan kemudian menyebar ke pelosok tanah air.

Gitar Elektrik

Di zaman modern, orang mulai mengenal gitar yang memanfaatkan sumber daya listrik. Bunyi yang dihasilkanya berbeda dengan bunyi gitar klasik.Gitar listrik pertama kali dibuat pada 1932 oleh Adolphus Rickenbacker. Gitar ini mengambil bentuk rancangan gitar Spanyol tradisional.

Setelah itu, perkembangannya terus berlanjut. Ide yang mempercepat perkembangannya diawali dari sering diadakannya konser-konser dengan jumlah penonton yang banyak; sehingga jikalau tanpa bantuan sound system, suaranya tak terdengar, apalagi bila penonton berteriak-teriak riuh.

Produsen gitar bermunculan di mana-mana. Dua yang terkenal adalah Fender dan Ibanez. Selain itu, media-media juga mempublikasikan pemain-pemain gitar hebat melalui mejalah bergengsi seperti Guitar Player. Kini, komponen-komponen pada gitar listrik, seperti bridge/tremolo, pick-up, juga senar, bahkan diproduksi terpisah dari produser gitar.


Ada pula hal-hal yang nyentrik dalam perkembangan gitar seperti gitar bersenar tujuh yang dipopulerkan oleh Steve Vai di tahun 1989. Ide ini datang saat ia bergabung dengan David Lee Roth Band pada tahun 1985, menggarap album Crazy from the Heat. Ia memutuskan demikian karena sang bassis, Billy Sheehan, sering menyetel bassnya dengan formasi lain bernama Drop D Tuning (dari atas ke bawah: D-A-D-G, umumnya E-A-D-G). Bekerjasama dengan Ibanez tahun 1987, akhirnya lahirlah gitar pertama bersenar tujuh, dengan dawai teratas, alias ketujuh, bernada B. Gitar ini dinamakan The Universe-7 String. Vai juga memiliki gitar dengan neck yang berlawanan (menghadap ke kiri dan kanan), untuk membuktikan kemampuannya bermain kidal.

Sementara itu, Eddie van Halen, menjadi pelopor dalam penggunaan whammy bar up-down yang kemudian dikenal sebagai Floyd Rose tremolo/bridge. Inovasi ini lengkap dengan pengunci senar pada bagian nut gitar. Sistem ini dikenal sebagai locking nut tremolo system.

Eddie mengembangkan sistem tremolo yang sudah ada sebelumnya. Yaitu tremolo yang hanya bisa ditekan down atau turun (menghasilkan nada yang lebih rendah). Sistem lama ini dikembangkan oleh pabrik Fender dan terpasang sebagai perlengkapan standar pada model Stratocaster. Inovasi ini terpikir olehnya pada sekitar tahun 1976. Saat itu para gitaris hebat seperti Ritchie Blackmore dan Jimmy Page sering mengalami masalah pada tuning gitar mereka. Karena mereka sering mem-bending senar terlalu banyak untuk menghasilkan suara yang 1½ nada lebih tinggi. Akibatnya senar jadi kendor dan tentunya nadanya juga jadi fals. Dengan locking nut tremolo system, senar dikunci di bagian nut gitar agar tidak bergeser ketegangannya.

Sedikit tambahan, pada tahun 1991 juga pernah dibuat gitar yang paling besar di Amerika Serikat, tepatnya di Indiana. Bayangkan, panjangnya sampai11 meter, hampir sama panjang dengan dua buah mobil limosin! Gitar ini membutuhkan 6 orang untuk memainkannya.
(dari berbagai sumber)

Baca Selanjutnya!!!

Musik gitar dalam Musik Jazz

Diposting oleh Yora | 20.41 | | 1 komentar »

Tentu kamu tahu donk, musik campur sari?? Yupz musik yang satu ini memang membuat kita bergoyang sesuai dengan iramanya yang dikemas dengan campuran berbagai alat musik. Nah tahukah kamu kalau alat musik gitar gak hanya beridentik dengan musik Rock, Keroncong, dan dangdut. Tapi gitar sekarang juga udah mulai masuk didalam musik Jazz. Musik Jazz??? penasaran khan?? kayak gimana sejarahnya? Untuk menjawab rasa penasaran kamu, ini dia sejarahnya.


Sejarah gitar Jazz ditandai dengan munculnya Charlie Christian yang bergabung dengan Benny Goodman di tahun 1939, dan bermain di Minton’s. Ia meninggal di tahun 1942. Selama 2 tahun karirnya di dunia musik Jazz, ia telah melakukan revolusi dalam permainan gitar. Perjalanan sejarah gitar Jazz tidaklah sepanjang perjalanan instrumen lainnya, tetapi dapat dikatakan bahwa ada 2 generasi gitaris Jazz yaitu gitaris Jazz yang bermain sebelum era Charlie Christian dan yang sesudahnya.

Sebelum Christian muncul, gitar hanyalah merupakan instrumen rhythm dan untuk keperluan iringan. Penyanyi folk blues, lagu-lagu hiburan, dan blues balada banyak menggunakan gitar banjo sebagai iringan. Pada masa prasejarah, musik Afrika Barat banyak mempengaruhi musik rakyat para budakdi daerah Utara, gitar maupun banjo merupakan instrumen yang sangat penting dan kadang sebagai instrumen solo. Ini merupakan awal dari tradisi musik Jazz ketika penyanyi seperti Leadbelly dan Big Bill Broonzy membawa tradisi tersebut ke masa sekarang, permainan yang kaya dan melody line yang panjang kemudian banya dipakai oleh gitaris-gitaris masa selanjutnya.

Berdasar penelitian, sejarah mencatat bahwa perjalanan gitar Jazz dimulai oleh Johnny St.Cyr dan Loony Johnson. Keduanya berasal dari New Orleans. St.Cyr adalah gitaris yang bermain di banyak grup band seperti seperti band-band yang dipimpin oleh King Oliver, Louis Amstrong dan Jelly Roll Morton di tahun 20-an, berbeda dengan Johnson, yang hampir sejak awal berkonsentrasi pada permainan solo. Perbedaan yang mencolok antara pola ritmik dari permainan akor dan gaya soloistik yang menonjolkan single-note mendominasi evolusi gitar, telah dimulai sejak awal oleh St.Cyr dan Johnson. Bud Scott, Danny Baker dan Everett Barksdale di era Swing meneruskan gaya permainan St.Cyr. Barker membuat album rekaman bersama Charlie Parker sebagai kolaborasi antara gitaris New Orleans dan musisi Bebop. Everett Barksdale diketahui sebagai gitaris yang tergabung dalam Art Tatum Trio.

Gitaris yang membawa tradisi New Orleans yang mengkombinasikan gaya permainan akor dari St.Cyr dan gaya single-string dari Lonnie Johnson adalah Teddy Bunn dan Al Casey. Bunn melakukan rekaman terbaiknya dengan Tommy Ladnier di tahun 1938, diantaranya lagu “If You See Me Comin” yang juga membuktikan dirinya sebagai vokalis yang ekspresif. Sementara Al Casey lebih banyak bermain dalam gaya Swing.

Lonnie Johnson banyak mempengaruhi gaya permainan Eddie Lang, gitaris penting dengan gaya Chicago, dan juga yang membuat rekaman duet dengan Lonnie Johnson. Lang berasal dari Itali, dan merefleksikan gaya “Cantilena” dan “Melos” dari tradisi musik Italia yang banyak dimainkan oleh Musisi Jazz Italia. Gitaris penting lainnya dengan gaya Chicago adalah Eddie Condon, yang lebih banyak terpengaruh oleh gaya permainan St.Cyr dengan bermain ritme yang miskin/sederhana.

Jika ingin mendengar permainan gitaris-gitaris era 30-an, maka secara otomatis kita menuju Eropa untuk mendengar permainan Django Reinhardt. Ia lahir di Belgia, dibesarkan dari keluarga Gypsy, dan sampai saat ini ada grup Gypsy di Jerman dengan nama Reindhardt yang bermain ala Django. Mereka bermain dengan tehnik vibrato yang khas, seperti halnya Gypsy Hungaria, ataupun permainan gitar Flamenco, ataupun Gypsy Spanyol di Monte Sacre.

Django merupakan orang Eropa pertama yang banyak memperngaruhi kebudayaan Amerika, tak terkecuali gitaris-gitarisnya. Lewis memberi judul “Django” pada salah satu karyanya yang sukses dalam format Modern Jazz Quartet, untuk mengenang Django. Dan juga di era 70-an, banyak gitaris yang terpengaruh oleh gaya Django, sebagai contoh di Amerika, Earl Klugh, pemain mandolin David Grisman, Larry Coryell, dan di Eropa, gitaris Perancis Christian Escoude dan Bouluo Feree (keduanya berasal dari keluarga gypsy) ataupun gitaris virtuoso dari Belgia … Philip Chaterine.

Ketika Charlie Christian mulai menggunakan gitar elektrik, maka hampir semua gitaris di era 30-an beralih menggunakan gitar elektrik sebagai instrumen yang menggunakan ampli. Christian bukanlah gitaris pertama yang mengunakan ampli, orang pertama yang menggunakan ampli adalah Eddie Durham, seorang Arranger/trombonist dan gitarist juga yang bermain dalam band Jimmie Lunceford dan kadang-kadang bermain di Count Basie.

Beberapa gitaris yang muncul sebagai generasi pertama dari era “Post Christian” adalah Tiny Grimes, Oscar Moore, Irving Ashby, Les Paul, Bill de Arango, Barney Kessel dan Chuck Wayne. Diantara sekian gitaris, yang dianggap terpenting adalah Barney Kessel, yang termasuk sebagai anggota dari Oscar Peterson Trio. Ia memiliki grup band yang telah membuat rekaman dengan gaya Swing di Amerika dan Eropa.




Kessel dapat dikatakan sebagai gitaris penting dengan permainan rhythm jazz nya di era 50-an. Jimmy Raney merupakan gitaris dengan harmoninya yang sangat menarik, dan Johnny Smith adalah gitaris dengan soundnya yang halus. Tetapi sebelum Raney dan Smith ada seorang gitaris yang bernama Billy Bauer. Di era 50-an ia bermain dengan gayanya yang abstrak (melodi yang panjang), dan ia mebuat rekaman duet dengan Lee Konitz (pemain alto Sax), yang merupakan duet pertama di era modern Jazz.

Semua gaya permainan di atas didapati pada permainan gitar dari seorang gitaris yang bernama Tal Farlow. Ia mengikuti gaya dari Raney, tetapi dengan tangannya yang relatif besar sangat memungkinkan untuk memiliki gaya yang sedikit berbeda dengan Raney, yang bermain dengan gaya single-finger.

Disamping Bauer, Raney, Farlow, terdapat gitaris modern Jazz yang lainnya seperti : Jim Hall, Herb Ellis, Les Spann, Gazor Szabo, Grant Green, George Benson, Kenny Burrell, Larry Coryell dan terakhir yang paling penting adalah West Montgomery. West mewariskan gaya permainannya kepada banyak musisi, tetapi khususnya kepada dua gitaris yang sangat berlawanan satu dengan lainnya yaitu Pat Martino dan George Benson. Martino adalah salah satu gitaris yang tidak hanya meniru permainan dari West Montgomery dengan tehnik oktafnya, tetapi juga memainkan gayanya sendiri. George Benson merupakan gitaris di era 70-an yang menjadi Superstar dengan penjualan kasetnya yang mencapai jutaan copy.

Salah satu gitaris yang cukup fenomenal di era free jazz adalah John Mc Laughlin, John bermain di Eropa bersama Gunter Hample, bermain fushion juga bersama Miles Davis, dan yang paling modern John bermain musik elektronik bersama Mahavisnu Orkestra, John juga memainkan musik Hindia bersama grupnya “Sakti”. Tetapi apapun yang dia mainkan tidak dapat dipisahkan dari kepercayaannya “Tuhan adalah Master Musician dan saya adalah instrumennya”.

Gitaris pertama yang memainkan gaya free jazz di era 60-an adalah Sonny Sharrock yang bermain dengan Pharoah Sanders, Don Cherry dan yang lainnya. (dari berbagai sumber)

Baca Selanjutnya!!!